Pengurus Remaja Masjid Oman Al-Makmur (AMMAR) periode 2025–2027 resmi dilantik pada Ahad pagi (22/6) di Aula Hotel Masjid Oman Al-Makmur, Banda Aceh. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Umum Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Oman Al-Makmur, Bapak Ir. Rama Satria, ST. M. Eng., IPU. Acara ini turut dihadiri oleh Keuchik Gampong Bandar Baru, Yuliansyah Yunus, para tokoh masyarakat, perwakilan pengurus remaja masjid di kota Banda Aceh, peserta talk show, serta tamu undangan lainnya.

Keuchik dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat generasi muda AMMAR yang terus menunjukkan komitmen untuk membangun masjid sebagai pusat pembinaan umat. Ia juga berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi penggerak perubahan dan penguatan peran pemuda dalam masyarakat.
“Remaja masjid hari ini harus kreatif dan inovatif serta mampu menjawab tantangan zaman. Kita butuh pemuda yang tidak hanya rajin ke masjid, tapi juga punya wawasan global dan berdaya saing,” ujarnya.
Dalam kepengurusan baru ini, Mardani resmi ditujuk kembali sebagai Ketua Umum untuk periode 2025-2027.
Mardani, dalam sambutannya mengatakan pelantikan ini menjadi momen penting bagi regenerasi kepengurusan remaja masjid Oman, yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan keislaman dan kepemudaan di kawasan Banda Aceh.
Mardani menegaskan, dalam periode kepengurusan ini akan difokuskan pada penguatan kaderisasi, peningkatan SDM pengurus, dan kemandirian finansial organisasi. “Terlebih dengan sudah hadirnya Koperasi Desa Merah Putih Syariah di Gampong Bandar Baru, tentunya banyak hal yang bisa dikolaborasikan untuk mendukung tujuan tersebut”, ungkapnya.
Usai pelantikan, dilanjutkan dengan acara Talk Show bertema “Jelajah Dunia – 4 Negara 4 Cerita”, Talk show ini menghadirkan empat narasumber inspiratif yang merupakan para penerima beasiswa studi ke luar negeri. 4 narasumber tersebut adalah Dr. Ariffadhilah, Lc., MA., (Maroko) Dhuhnur Rizki, Lc., (Madinah) Lala Barzanzia Harley, S.T., S.Pd., (Jerman ) dan Teuku Ichlasul Amal (Turki).
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, para narasumber membagikan pengalaman studi, tantangan adaptasi budaya, serta kiat-kiat mendapatkan beasiswa luar negeri. Tidak hanya itu, mereka juga mengajak generasi muda Aceh untuk lebih berani bermimpi dan menjelajah dunia demi menimba ilmu dan membangun masa depan.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama, serta komitmen bersama pengurus baru untuk membawa semangat Hijrah, Aktif, dan Kolaboratif dalam setiap langkah kepengurusan dua tahun ke depan.
